Label

Senin, 05 Desember 2011

Hari Itu

Hari itu adalah hari pertama aku tahu siapa dia. Dia adalah kakak kelasku, yang sudah beberapa hari ini memperhatikanku dan member senyumnya untukku. Hari itu adalah hari dimana seluruh siswa SMP Harapan melaksanakan ujian semester 1 tahun itu. Ya, pas banget aku duduk satu meja bersama lelaki itu. Aku mencoba melirik katu ujian di atas meja agar aku tahu siapa namanya. Aku tersenyum melihatnya, ternyata sejak aku melirik kea rah kartu ujian itu dia sudah memperhatikanku. Malu rasanya..
“Oo… ternyata nama dia Andi. Andi Saputra, emb..lumayan juga sih orangnya.hehehe”. Kataku di dalam hati.
Saat berlangsungnya ujian itu Andi tidak mempunyai penghapus untuk menghapus jawaban yang salah di lembar jawab miliknya.
“Eeh..”. Katanya mencoba memanggil ku.
Tapi aku sengaja enggak menggubris dia, karna aku pengen tahu dia memanggilku dengan namaku. Akhirnya dia memanggil namaku dan menepuk lengan kiriku. Sepontan aku menoleh dan menatap wajahnya.
“Pinjem penghapumu ya?”. Katanya pelan.
“Oh iya silahkan”. Jawabku.
Bell berbunyi tanda waktu mengerjakan soal selesai. Dan aku membereskan peralatanku.
“Kamu kelas 7 apa sih Sar?”. Kata Andi kepadaku.
“Aku kelas 7C mas, kamunya kelas berapa mas?”.
“Aku kelas 8C, Sari kamu panggil aku Andi aja enggak usah pake mas, okey?!”
“Oh iya An…” Sambil tersenyum.
“Sip. Aku kekanti dulu ya Sar, mau bareng enggak?”. Ajaknya ramah.
“Kamu duluan aja”. Kataku.
“Ok”.
Akhirnya dia keluar kelas meninggalkanku, tak lama kemudian aku juga keluar dan di depan pintu kelas itu sudah duduk Andi bersama teman-temannya.
Andi memanggilku dan tersenyum.
“Sari”.
Aku hanya menatapnya dan membalas senyumnya. Dan beberapa teman-temannya bersorak-sorak. Malu rasanya karena aku masih anak kelas 7 SMP tahun ini. Aku berjalan menyusuri setiap kelas untuk mencari teman dekatku, dia bernama Nina.
“Hey… Nina!” Seruku memanggil Nina.
“Eh Sari, ada apa Sar?” Kata Nina mencoba menanyakan kedatanganku.
“Sini-sini Nin, aku mau cerita sama kamu.”  
“Cerita apa Sar? Cerita aja...”
“Hehehe... Begini Nin, aku seneng banget deh Nin. Aku satu meja sama cowok itu.” Jelasku ke Nina.
“Oh ya…?! Siapa dia?”. Tanya Nina serasa ingin tahu.
“Namanya Andi, dia anak kelas 8C, dia baik, ramah lagi, senyumnya juga manis”. Kataku sambil senyum-senyum membayangkan Andi.
“Ya ampun… aku jadi ikut penasaran sama orang itu deh Sar!”.
“Ya udah Nin kita sambung nanti lagi ya udah bel masuk tuh”.
Aku dan Nina masuk kelas masing-masing. Sepulang skolah aku keluar kelas bareng sama Andi. Kita ngobrol-ngobrol sedikit dan di tengah obrolan itu Andi menanyakan nomer hpku.
“Sar boleh enggak aku minta nomer hp kamu?”. Tanya Andi.
Emb… untuk apa?”. Tanyaku sedikit malu-malu.
“Ya untuk SMS-an biar lebih deket aja. Boleh ya?!”. Pintanya.
“Iya”. Sambil mengambil selembar kertas dari dalam tasku dan mencatat nomer hpku.
“Ini nomer hpku”. Sambil memberikan selembar kertas itu ke Andi.
“Terimakasih ya Sar, nanti sepulang sekolah aku SMS kamu. Aku pulang dulu ya”.
“Iya sama-sama”. Jawabku sambil tersenyum melihatnya.
Sejak hari itu aku dan Andi jadi semakin dekat, sedekat sahabat. Dan tak ku sadari ternyata Andi suka sama aku. Tapi kita tetap saling menghargai persahabatan kita selama ini dan kita masih terlalu labill untuk pacaran. Dan memutuskan untuk tetap menjaga persahabatan ini. Hingga saat ini aku duduk di bangku kelas 9 SMP dan Andi duduk di bangku kelas 10 SMK kita masih berhubungan baik seperti dulu. Semoga pertemanan kita baik-baik saja sampai kita dewasa nanti. Amin.

oleh  Restu Widiyanti 9C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar